fraksipan.com - Anggota DPR RI Fraksi PAN, H. Slamet Ariyadi, mendorong agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menggandeng Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Menurutnya, kolaborasi antara MBG dengan Kopdes Merah Putih akan berdampak langsung pada peningkatan perekonomian masyarakat desa.

Dalam pernyataannya, Slamet Ariyadi menegaskan bahwa kedua program prioritas pemerintah ini harus diarahkan pada penguatan ekonomi gotong-royong dan kerakyatan.

“Program Makan Bergizi Gratis ini bisa bekerjasama dengan Kopdes Merah Putih di lapangan agar perekonomian masyarakat di desa bisa meningkat,” ujar Slamet Ariyadi saat menghadiri acara Launching SPPG Yayasan Babur Riski di Kabupaten Sampang, Senin (4/8/2025).

H. Slamet Ariyadi Nilai Sinergi MBG dan Kopdes Merah Putih Efektif Jalankan Visi Presiden

Selain itu, Slamet Ariyadi menilai bahwa integrasi antara MBG dan Kopdes Merah Putih akan lebih efektif dalam mewujudkan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut, pertumbuhan ekonomi desa yang terbentuk dari sinergi kedua program tersebut dapat menjadi penghubung dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.

“Ketika kedua program strategis itu bersinergi maka tujuan mulia yang tertuang dalam visi Asta Cita Presiden Prabowo akan tercapai. Karena masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya dan perekonomian mereka meningkat secara signifikan,” tambahnya.

Komitmen H. Slamet Ariyadi dari Fraksi PAN untuk Ekonomi Kerakyatan

Melalui gagasan ini, H. Slamet Ariyadi kembali menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat dari Fraksi PAN untuk memperjuangkan ekonomi kerakyatan yang berbasis gotong-royong. Ia berharap agar program pemerintah dapat lebih menyentuh masyarakat secara langsung, khususnya di wilayah pedesaan.

Dengan adanya sinergi MBG dan Kopdes Merah Putih, Slamet optimis desa-desa di Indonesia akan menjadi motor penggerak perekonomian yang kuat dan mandiri.

Apa pendapat Anda mengenai gagasan H. Slamet Ariyadi ini? Apakah sinergi MBG dan Kopdes Merah Putih bisa menjadi langkah tepat untuk meningkatkan ekonomi desa? Tinggalkan komentar Anda di bawah!