fraksipan.com – Pembangunan infrastruktur jalan poros di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, terus menjadi perhatian serius DPR RI. Jalan penghubung dari Tering hingga Long Apari, sepanjang lebih dari 100 kilometer, diharapkan segera diselesaikan guna membuka keterisolasian wilayah pedalaman.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Edi Oloan Pasaribu, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan percepatan pembangunan jalan poros Mahakam Ulu melalui sinergi antara DPR RI, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim), dan pemerintah pusat.
“Saya sudah sampaikan, saya bersama Pemprov berkolaborasi memperjuangkan percepatan pembangunan jalan poros Mahakam Ulu. Walaupun saat ini APBN dalam kondisi efisiensi, kita harus memastikan agar infrastruktur dasar ini bisa segera diselesaikan. Mahakam Ulu sudah 12 tahun berdiri, dan masyarakatnya berhak mendapatkan akses jalan yang layak,” ujar Edi Oloan Pasaribu, Jumat (26/9/2025).
Menurutnya, keberadaan jalan poros tersebut menjadi kebutuhan mendasar masyarakat untuk memperlancar aktivitas ekonomi, sosial, dan pelayanan publik. Akses jalan yang baik akan membuka peluang investasi sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan.
“Jalan poros dari Tering sampai Long Apari sepanjang 110 km ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi soal masa depan Mahakam Ulu. Kalau aksesnya terbuka, ekonomi bergerak, pendidikan dan kesehatan juga lebih mudah dijangkau,” tambahnya.
Edi Oloan menegaskan, penyelesaian proyek ini akan menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan Mahakam Ulu yang kini memasuki usia ke-12 tahun. Fraksi PAN DPR RI, lanjutnya, akan terus mengawal pembangunan infrastruktur dasar di wilayah tertinggal agar masyarakat mendapatkan akses dan pelayanan publik yang setara dengan daerah lain di Indonesia.
Edi Oloan Pasaribu tegaskan komitmen percepat penyelesaian jalan poros Mahakam Ulu sepanjang 110 km. Infrastruktur ini diharapkan buka keterisolasian dan dorong ekonomi pedalaman Kalimantan Timur.