fraksipan.id – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Boyman Harun, memberikan catatan kritis kepada pemerintah terkait kesiapan penyelenggaraan mudik Lebaran 2026. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dihadiri Menteri Perhubungan dan mitra kerja terkait, Boyman menekankan bahwa kunci kelancaran mudik tahun ini bukan sekadar pada penanganan macet, melainkan pada ketatnya pengawasan operasional moda transportasi.
Fokus pada Ketepatan Waktu
Boyman menilai kemacetan di jalan raya adalah hal yang lumrah mengingat besarnya jumlah pemudik yang diperkirakan mencapai 76 juta orang. Namun, ia menyoroti bahwa masalah serius justru sering muncul akibat ketidaksiapan pelayanan, terutama penundaan jadwal keberangkatan (delay).
"Saran saya kepada pemerintah, pengawasan terhadap seluruh moda transportasi itu yang penting. Misalkan pesawat, jangan sampai delay 2 jam atau 3 jam saat mudik nanti," tegas Boyman di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Ia menambahkan bahwa penundaan pada kapal laut dan kereta api juga berpotensi memicu penumpukan penumpang yang berantai dan mengganggu ketertiban di pelabuhan maupun stasiun.
Antisipasi Kendala Teknis dan Tengkulak
Selain masalah waktu, Boyman meminta pemerintah sigap dalam mengantisipasi kendala teknis di lapangan. Menurutnya, kerusakan satu kendaraan saja, seperti bus yang mogok di jalur utama, dapat mengakibatkan kemacetan hingga puluhan kilometer.
Ia juga mengingatkan pemerintah untuk mengawasi distribusi tiket agar tidak jatuh ke tangan tengkulak. "Jangan ada praktik tengkulak tiket. Tiket yang seharusnya dijual online jangan sampai diborong untuk dijual kembali secara tidak resmi di luar," ujarnya.
Kesiapan Pemerintah Jadi Penentu
Boyman meyakini bahwa jika pemerintah mampu melakukan pengawasan secara maksimal dan memastikan semua jadwal keberangkatan tepat waktu (on time), maka arus mudik akan berjalan lancar meskipun volume kendaraan tinggi.
"Jika ditambah kekurangmantapan pemerintah dalam kesiapan melayani mudik ini, saya pikir itu yang membuat crowded di semua moda transportasi. Saya ingatkan, tolong diawasi dengan baik segala permasalahan yang bisa membuat keberangkatan tidak tepat waktu," pungkasnya.