fraksipan.com – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ashabul Kahfi, mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat Kalimantan Tengah dalam upaya penanganan stunting melalui donasi pribadi.

Berdasarkan laporan dari perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) setempat, total partisipasi masyarakat yang berhasil dihimpun mencapai Rp7 miliar pada tahun 2025.

“Model seperti ini patut menjadi contoh bagi daerah lain. Penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat,” ujar Ashabul dalam keterangan resminya, Selasa (7/10/2025).

Ashabul menegaskan, penurunan angka stunting merupakan kunci utama untuk mewujudkan bonus demografi Indonesia. Ia menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah faktor krusial untuk memastikan generasi muda tumbuh sehat dan produktif.

“Kita tidak mungkin menikmati bonus demografi kalau masalah stunting belum bisa kita tekan. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting,” tegas Legislator Dapil Sulawesi Selatan I tersebut.

Lebih lanjut, Ashabul menyoroti keterkaitan antara program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan upaya penurunan angka stunting. Ia optimistis program tersebut akan berdampak positif terhadap peningkatan gizi anak-anak.

“Salah satu tujuan utama program MBG ini adalah untuk menekan angka stunting. Mungkin sekarang datanya belum terlihat karena programnya baru berjalan, tapi saya yakin dua tahun ke depan hasilnya akan nyata,” tambahnya.

Politikus PAN itu juga menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta pembentukan satuan tugas (satgas) khusus di daerah untuk mempercepat capaian penurunan angka stunting secara nasional.

“Koordinasi harus diperkuat agar program penanganan stunting berjalan efektif di seluruh daerah. Kehadiran satgas di tingkat daerah juga sangat diperlukan,” tutup Ashabul.

Keterlibatan masyarakat menjadi kunci penting dalam menurunkan angka stunting. Legislator PAN Ashabul Kahfi menilai langkah warga Kalteng berdonasi pribadi adalah contoh nyata gotong royong dalam mewujudkan generasi sehat dan kuat.