fraksipan.com – Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi PAN, H. Arisal Aziz, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai strategi kebangkitan ekonomi masyarakat desa, khususnya di Provinsi Sumatera Barat. Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan penyerahan santunan kepada 348 petugas pemandi jenazah di Kota dan Kabupaten Padangpariaman, Sabtu (2/8/2025).
Menurut Arisal, koperasi merupakan instrumen penting dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat dan mendorong kemandirian desa.
“Koperasi ini adalah instrumen hebat dari pemerintahan Presiden Prabowo. Ini adalah salah satu pilar ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.
Sebagai politisi PAN dan pengusaha yang mendirikan Indah Group, Arisal juga menyoroti keselarasan Koperasi Merah Putih dengan budaya lokal dan semangat gotong royong masyarakat Indonesia.
“Kami dari Partai PAN bersama Ketum Zulhas melihat koperasi merah putih selaras dengan nilai-nilai budaya nusantara. Kita hidup bergotong-royong dengan nilai-nilai kepedulian sosial yang tumbuh dari akar, dan itu tercermin dalam filosofi koperasi,” lanjutnya.
Ia menambahkan, koperasi dapat menjadi wadah bagi masyarakat desa untuk belajar mengelola keuangan, memasarkan produk lokal, serta mengakses pelatihan berbasis teknologi. Menurutnya, hal ini sangat relevan dengan pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
“Melalui koperasi, masyarakat desa bisa belajar mengelola keuangan, memasarkan hasil produksi, hingga mengakses pelatihan berbasis teknologi. Ini sangat relevan dengan semangat pembangunan berbasis SDM unggul,” tambahnya.
Arisal juga menegaskan pentingnya dukungan kebijakan yang konkret terhadap koperasi, bukan sekadar seremoni. Ia menyerukan adanya sinergi antarkementerian dan dukungan menyeluruh dari pusat hingga desa.
“Koperasi ini jangan hanya dijadikan program seremonial. Harus ada regulasi, anggaran, dan pendampingan yang nyata dari pusat hingga ke desa,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program Koperasi Merah Putih memerlukan dukungan lintas sektor, termasuk dari Kementerian Koperasi dan UKM, Kemendikbudristek, dan pemerintah daerah. Pendampingan yang maksimal diharapkan mampu membawa dampak nyata pada penguatan ekonomi rakyat.
Di akhir pernyataannya, anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Barat II ini memastikan bahwa Komisi XIII DPR RI akan terus mengawal dan memperjuangkan kebijakan yang mendukung penguatan ekonomi desa melalui koperasi.
“Kita di Komisi XIII berkomitmen akan terus mengawal kebijakan yang mendukung penguatan ekonomi desa melalui koperasi, agar semangat gotong royong dan kemandirian benar-benar terasa di tengah masyarakat,” pungkasnya.