fraksipan.com – Anggota Komisi IV DPR RI, Ajbar, menyoroti persoalan harga gabah di tingkat petani yang dibeli Rp6.500 per kilogram namun dengan adanya potongan. Ia menegaskan, jika harga telah ditetapkan, maka petani harus menerima sepenuhnya tanpa pengurangan.
Dalam kegiatan sosialisasi pupuk subsidi di Desa Losso, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sabtu (20/9/2025), Ajbar menyampaikan pentingnya kehadiran Bulog secara langsung di lapangan untuk memastikan harga gabah terserap sesuai ketentuan.
“Kalau memang harganya Rp6.500, ya harus diterima penuh oleh petani. Jangan ada potongan. Untuk itu saya akan segera komunikasikan dengan Bulog agar mereka hadir langsung menyerap gabah di lapangan,” tegas legislator Fraksi PAN itu.
Ajbar memastikan dirinya akan terus mendorong Bulog agar hadir di tengah petani. Kehadiran tersebut, menurutnya, tidak hanya untuk melindungi petani dari praktik yang merugikan, tetapi juga untuk menjaga stabilitas harga gabah di pasar.
Lebih jauh, ia menilai keterlibatan Bulog secara aktif di lapangan akan berdampak pada penguatan ketahanan pangan nasional. “Bulog harus hadir bukan hanya sebagai pembeli, tapi juga bagian dari solusi agar petani kita sejahtera dan ketahanan pangan semakin kuat,” ujarnya.