fraksipan.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah mempercepat pembangunan 20 ribu hektare (ha) tambak ikan. Program ini dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat, selain dari daging sapi dan ayam.
“Komisi IV DPR mendukung upaya-upaya Pemerintah dalam hal ketahanan pangan, seperti pemenuhan kebutuhan protein masyarakat yang dikoordinir oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan,” ujar Yohan dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu (14/9).
Menurut Yohan, ikan memiliki keunggulan sebagai sumber protein berkualitas tinggi dengan kandungan omega-3, vitamin, dan antioksidan yang baik untuk perkembangan otak, kesehatan mata, serta jantung. Ia menekankan bahwa pemenuhan gizi dari ikan dapat membantu mengurangi ketergantungan pada impor daging sapi.
Namun, Yohan menyoroti rendahnya konsumsi protein masyarakat Indonesia yang hanya 62,21 gram per kapita per hari. Angka ini masih tertinggal dibandingkan negara tetangga, seperti Malaysia (159 gram), Thailand (141 gram), dan Filipina (93 gram). Jauh pula dari Amerika Serikat (267 gram) dan Inggris Raya (192 gram).
“Menjadi ironis, Indonesia yang kaya hasil laut justru rendah dalam hal konsumsi protein. Karena itu, kami mendorong agar Kementerian Kelautan dan Perikanan segera membangun dan menggerakkan tambak-tambak rakyat, baik di darat, sungai, maupun laut,” tegasnya.
Ia juga meminta pembangunan tambak diprioritaskan di daerah-daerah dengan tingkat konsumsi ikan yang rendah.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa pemerintah akan mempercepat pembangunan 20 ribu ha tambak ikan dari target total 70 ribu ha. Presiden Prabowo Subianto, kata Zulkifli, telah menegaskan agar pembangunan tahap awal itu bisa rampung paling lambat tahun depan.