fraksipan.id — Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Slamet Ariyadi, mendorong Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI untuk memperluas sasaran program Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Goes to Campus dengan melibatkan pesantren serta organisasi kemasyarakatan (ormas) kepemudaan sebagai mitra strategis dalam penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Hal tersebut disampaikan Slamet dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI bersama Gubernur Lemhannas dan Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Senin (19/1/2026).

Menurut Slamet, pesantren dan ormas kepemudaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda serta menanamkan kesadaran nasionalisme sejak dini. Karena itu, ia menilai perluasan program Lemhannas tidak hanya terfokus pada lingkungan kampus, tetapi juga menyentuh basis-basis pendidikan dan komunitas sosial yang memiliki pengaruh luas di masyarakat.

“Pesantren dan organisasi kepemudaan adalah ruang strategis pembentukan karakter dan kesadaran kebangsaan. Jika dilibatkan secara aktif, penguatan ideologi Pancasila dan nilai-nilai nasionalisme akan lebih mengakar dan menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas,” ujar Slamet.

Ia juga mengapresiasi capaian Lemhannas yang telah menjangkau ribuan peserta dalam program penguatan wawasan kebangsaan sepanjang 2025. Namun, Slamet menekankan pentingnya pemerataan wilayah sasaran, khususnya di kawasan timur Indonesia seperti Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua.

Lebih lanjut, Slamet meminta Lemhannas menyiapkan instrumen evaluasi yang terukur untuk menilai dampak program terhadap perubahan sikap, persepsi, dan perilaku peserta, terutama di kalangan Generasi Z.

Dengan perluasan sasaran dan penguatan evaluasi, ia berharap program Wasbang dan Goes to Campus dapat menjadi garda terdepan dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan memiliki komitmen kuat terhadap persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.